
Cerita Mesum Aq Erik, tanyakan ke seleuruh sekolah, pasti mereka tau siapa Erik itu. Seorang anak pemalas dan bandel yang sering sering membubat masalah di sekolah. Sudah beberapa kali aq dikeluarkan dari sekolah, sehingga aq sering pindah-pindah sekolah. Semua itu aq lakukan hanya untuk pelampiasan dari masalahku dengan keluarga, ya aq lahir ditengah-tengah keluarga yang penuh dengan masalah dan kekerasan, sehingga aq tumbuh menjadi remaja yang tak tau aturan. Meskipun aq bergelimang harta, tapi itu tak ada artinya, tak segalanya bisa di raih dengan uang.
Lagi, aq dikeluarkan dari sekolah yang ketiga kalinya. Untungnya aq nggak harus mengulang lagi dari kelas 1, disekolah baruku ini, aq melanjutkan pendidikkanku dari kelas 2 SMA.
Sekolah baruku ini adalah sekolah swasta yang bisa dikatakan sekolah swasta elite, nggak perlu pintar, yang penting ada uang bisa masuk. Fasilitas lengkap, ditambah banyak siswi-siswi cantik yang bisa membuatku menelan ludah.
Aq pun mulai bersekolah, satu demi satu kudapatkan teman baru. Semua tampak normal sampai pada suatu hari dimana ada suatu hal yang membuatku semangat untuk terus masuk sekolah. Sebuah hal yang merubah hidupku, entah itu lebih baik bagiku, atau malah memperburuk keadaanku.. begini ceritanya….
Waktu sudah menujukkan pukul 4 sore, aq segera merapikan segala peralatan sekolah. Hufff, hari ini adalah jadwal eskul komputerku, minimal aq baru bisa sampai dirumah jam 5 sore, ya apa boleh buat. Sekolahku mewajibkan muridnya untuk memilih satu eskul, aq memilih komputer karena menurutku hanya eskul itu yang tdk begitu memusingkan dan menyita banyak waktuku.
Singkatnya. sepulang eskul aq segera menuju tempat parkir motor. Hanya ada beberapa motor lagi ayng tersisa, aq melangkah kearah motorku diparkir. Kurogoh sakuku dan kucari kontak motorku, tetapi kontak motorku tdk ada. Aq pun panik dan segera mencari-cari kedalam tas namun kontak itu tdk aq temukan juga. Aq memutuskan untuk kembali keruang komputer untuk mencari kontak motorku barang kali tertinggal disana.
Kucari keseluruh ruangan komputer yang udah sepi, hanya ada guru eskulku yang sedang sibuk mengerjakan tugasnya yang menumpuk. Guru komputer yang kumaksud adalah seorang guru baru, dia bekerja menjadi seorang guru honorer di sekolah ini. Namanya bu Anis, usianya sekitar 24-25 thn. Dan yang paling penting adalah wajah bu Anis yang cantik dan kulitnya yang putih mulus, kadang-kadang membuatku kehilangan kosentrasiku.
“Duhhh,, bu lihat kontak motorku nggak?” tanyaku pada bu Anis.
“Lah, emang kamu taruh mana Rik?” tanya bu Anis balik.
“Kalo aq tau ya bu, ngapain aq dari tadi mondar-mandir disini…” jawabku.
“Halah-halah, ya uudah cari lagi, ibu nggak lihat” kata bu Anis.
“Lah, emang kamu taruh mana Rik?” tanya bu Anis balik.
“Kalo aq tau ya bu, ngapain aq dari tadi mondar-mandir disini…” jawabku.
“Halah-halah, ya uudah cari lagi, ibu nggak lihat” kata bu Anis.
Kubungkukan badanku, mencoba mencari disela – sela bagian bawah meja komputer. Huff, sudah lama aku cari tapi nggak ktemu juga, tiba – tiba mataku tertuju pada sebuah pemandangan lain. Dari balik meja kerja Bu Anis, ada sebuah pemandangan indah yang membuat mataku melotot lebar. Kulihat jelas celana dalam Bu Anis yang berwarna hitam dari balik rok guru berwarna birunya, “OMG! hitam bro!!! ” ucapku dalam hati
Aku terus pura – pura mencari, sambil sesekali kulirik celana dalam Bu Anis. Tiba – tiba aku dikagetkan oleh suara Bu Anis yang memanggilku.
“Ketemu Rik?” tanyanya
“Ehh..ngga ktemu bu, duuhh pulangku gimana nih!!” kesalku
“Bukan disini kali, coba periksa diatas, dikelas kamu” saran Bu Anis
“Eh? Iya juga kali ya, coba aku kesana deh…” jawabku sambil lalu
“Ehh..ngga ktemu bu, duuhh pulangku gimana nih!!” kesalku
“Bukan disini kali, coba periksa diatas, dikelas kamu” saran Bu Anis
“Eh? Iya juga kali ya, coba aku kesana deh…” jawabku sambil lalu
Aku segera naik menuju kelasku dilantai tiga, matahari yang mulai terbenam membuat suasana sekolah menjadi mengeAnisn. Apalagi melihat ruangan kelas yang kosong, aku langsung membayangkan bagaimana keadaan sekolah saat malam. Aku buka pintu kelasku dan masuk kedalam, kucari kunci motorku dibawah mejaku, tetapi gak ada!! Aku terduduk lemas diatas meja, bingung harus ngapain lagi. Tiba – tiba kudengar suara aneh dari kelas sebelah, kelas paling akhir, sebelah kiri dari kelasku.
Kutempelkan telinggaku ditembok antara kelasku dan kelas asal suara itu. Awalnya tdk begitu jelas, tapi lama – lama aku kaget dengan suara yang aku dengar itu.
“Aaagghhh..eemmpphhh….aahhhh hh…aaaagggghhhh” suara cewek mendesah
“Aaagghhhh, meki kamu nikmat banget sayang…” balas suara cowok
“Aaagghhhh, meki kamu nikmat banget sayang…” balas suara cowok
Astaga!! Aku langsung mengusap – usap wajahku, apa aku bermimpi? atau ini hanya halusinasi?? Tapi suara itu masih jelas terdengar dari kelas sebelah. Aku malah menjadi taku, jangan – jangan itu suara demit, atau kuntilanak?? Aku gelisah, tapi rasa penasaranku membunuh rasa takutku, dengan perlahan aku melangkah keluar menuju kekelas asal suara tadi.
Dari balik celan pintu aku bisa melihat, astaga…
dua orang murid sedang ML di kelas!!
Jantungku langsung berdetak kencang, aku masih belum percaya dengan apa yang aku lihat. Aku dekatkan lagi wajahku, ternyata benar mereka itu murid anak kelas tiga, dan yang membuat aku lebih kaget lagi. Cewenya itu adalah Sandra, kakak kelasku yang terkenal dengan kecantikan wajahnya dan bodinya yang aduhai. Sandra hanya memakai seragam atasnya, sedangkan bagian bawahnya telanjang. Pantat Sandra yang montok sedang disodok oleh k0ntol Joe yang juga kakak kelasku. Mereka memang berpacaran, tapi aku nggak tau kalau mereka berani mesum dikelas!!
Aku semakin terbawa suasana, mendengar desahan Sandra dan gerakan erotis dari Sandra yang terlihat begitu menikmati pelayanan dari Joe. Kurasakan k0ntolku mulai bereaksi, aku pun semakin menempelkan wajahku di celah pintu. Saking seriusnya, tak sengaja kudorong pintu kelas, badanku pun tertarik maju, pintu kelas terbuka lebar, aku terguling masuk kekelas.
“kkkkyyyyyaaaaa….” jerik Sandra
“adduhhh…” kuusap kepalaku yang terasa sakit
“adduhhh…” kuusap kepalaku yang terasa sakit
Sandra dan Joe langsung menatapku dengan tampang panik. Lalu Sandra segera menutupi mekinya dengan kedua tangannya, sementara Joe dengan wajah marah langsung menghampiriku, ditariknya kerah bajuku.
Bandar Online Aman dan Tidak Ada BATASAN LINE BETTINGHadiah = 4D 3.000.000 3D 400.000 2D 70.000




INDOPK99 AGEN POKER ONLINE DOMINO QQ DAN BANDAR CEME TERPERCAYA
BalasHapusCukup Dengan 1 USER ID Anda Sudah Bisa Bermain 6 Game Dalam Situs Kami , Dan Dengan Deposit Minimal Rp 10.000 Anda sudah bisa menjadi jutawan.
Promo dari indopk :
Bonus 10% New Member
Bonus Rollingan 0.5% dibagikan setiap hari Rabu
Bonus Refferal 10% Seumur Hidup dan Otomatis
Kunjungi dan dapatkan hadiah menarik dari INDOPK
Info Lebih Lanjut :
::. BBM : 2BA2EB3B
::. WA : +6282297638042
Terima Kasih Dan Salam INDOPK :*