Home Top Ad

Cerita Bokep Ngesex Dengan Kakak Sepupu Cantik Ninik

Share:


Cerita Mesum Aku seorang lakilaki berumur 27 tahun dan sudah berkeluarga dengan satu anak. Saat ini aku tinggal di daerah pinggiran Jakarta dan berdekatan dengan kakak sepupu perempuanku.
Kakak sepupu perempuanku itu namanya Ninik, aku biasa memanggilnya Mbak Ninik. Usainya sekitar 35 tahun dan sudah mempunyai 3 anak. Mbak Ninik mempunyai badan sedikit besar tapi enak dilihat, kulitnya hitam manis dengan rambutnya yang dipotong pendek. Mbak Ninik orangnya sangat terbuka, kami sering mengobrol tentang halhal sex.
Sebenarnya sudah dari dulu aku sangat terobsesi untuk bisa menikmati tubuh Mbak Ninik meskipun dia terhitung masih saudara dekat, tapi entah kenapa keinginan itu tak bisa aku bendung bahkan kian hari semakin besar saja. Tapi semuanya itu hanya sebatas khayalan saja karena untuk berterus terang, pada saat itu aku rasakan sangat tak mungkin.
Sebenarnya keluarga Mbak Ninik pada saat itu sedang mengalami masalah karena suaminya ternyata kawin lagi dan telah mempunyai anak, suaminya pun sangat jarang ada dirumah, hal itu aku ketahui dari Mbak Ninik sendiri ketika dia mampir ketempat kerjaku untuk sekedar mengobrol.
Aku sangat suka cara berpakaian Mbak Ninik, dia selalu memakai pakaian yang ngepas di badan hingga lekuklekuk tubuhnya sedikit tergambar, bentuk pantat dan payudaranya yang menonjol membuatku semakin tergilagila.
Suatu ketika waktu Mbak Ninik datang ketempatku, aku sedang sendiri karena satu anak buahku sedang nagih sedangkan yang dua pergi ke proyek. Saat itu aku sedang iseng main komputer.
Sendirian aja Cen, yang lain pada kemana? Tanyanya sambil melangkah masuk lalu duduk tak begitu jauh dari tempatku.
Iya nih Mbak, yang lain lagi pada keluar. Dari rumah apa dari mana Mbak? Jawabku sambil melihatnya.
Saat itu Mbak Ninik memakai baju semi kaos yang agak ketat sedangkan celana bahannya menempel ketat.
Dari rumah, sengaja kesini, pusing dirumah melulu, lagi ngapain Cen? Matanya memandang ke arah layar monitor komputer yang memainkan video clip musik, padahal sebelumnya aku sedang menonton BF.
lagi iseng aja Mbak, Aku melirik padanya, dan terlihat teteknya membusung karena dia duduk dengan menyandarkan punggungnya di kursi.
Eh Cen kalau komputer bisa nggak buat nyetel film vcd? Mbak Ninik bertanya.
Ya bisa dong, apalagi film BF, bisa banget. Eh.. Mbak Ninik udah pernah belum nonton BF, Kuberanikan diri memancing pembicaraan yang agak ngeres.
Ya pernah dong, kemarin aku baru nonton di rumah Bu Bambang, dia punya banyak lho vcd BF, kadangkadang aku pinjem buat distel di rumah, tapi aku kurang begitu suka yang dibuatbuatnya keterlaluan, aku sukanya yang apa adanya, Jawabnya.
Ternyata Mbak Ninik doyan juga nonton BF, ini kesempatan buatku, untungnya aku punya banyak file porno di komputerku hasil dari ngedownload dari internet.
Terus kalau habis nonton Mbak Ninik kepengen gituan gimana?, kan suami Mbak Ninik sekarang jarang di rumah,
Ya pusing lah terus uringuringan apalagi kalau inget suamiku lagi ngelonin yang lain makin panas aja, palingpaling ya usaha sendiri aja,
Usaha sendiri gimana Mbak? Tanyaku purapura nggak ngerti.
Ya usaha sendirilah dari pada nggak ada pelampiasan. Ah kamu purapura nggak tahu. Eh Cen kamu punya nggak film gituan,
Ahirnya tanpa kutawari Mbak Ninik malah meminta, ini yang aku tunggutunggu, nonton film porno bareng Mbak Ninik pasti asik, adapun akhirnya bagaimana aku tak memikirkannya yang penting tahap awal terlalui.
Banyak Mbak, Mbak Ninik mau yang kaya gimana? Aku menantangnya.
Kalau ada sih yang pemainnya orang biasabiasa aja yang bukan bintang film porno Kata Mbak Ninik seperti menawar.
Wah kayaknya selera kita sama Mbak, justru yang yang biasabiasa aja yang banyak, soalnya saya juga nggak suka yang terlalu dibikinbikin, Kataku mengiyakan keinginannya.
Kemudian ku buka file film pornoku, aku pilih yang ku anggap bagus lalu ku jalankan di komputer. Terlihat di layar seorang wanita seumuran Mbak Ninik dengan bentuk tubuh yang sepertinya juga sama sedang merayu lelaki muda. Setelah beberapa saat, dan film yang kustel semakin hot ku lihat Mbak Ninik begitu menikmati. Mbak Ninik menarik kursi yang didudukinnya agar lebih dekat ke layar monitor, yang berarti tubuh Mbak Ninik juga semakin mendekat pada tubuhku bahkan nyaris bersinggungan. Aku semakin menikmati keadaan yang terjadi meskipun saat itu aku tetap menunggu situasi ideal seperti yang aku impikan selama ini.
Nah film seperti ini yang Mbak Ninik Suka, eh.. Cen gedein dikit dong volumenya, nggak enak kalau nggak denger suaranya, Pinta Mbak Ninik.
Aku menuruti keinginannya yang padahal keinginanku juga, semakin asyik rasanya kalau mendengar wanita mendesahdesah menikmati persetubuhan. Diluar hujan mulai turun hingga menambah semakin erotisnya saat itu.
Mbak Ninik, saya sudah nggak tahan nih, Akhirnya aku beranikan diri untuk memulai.
Mbak Ninik tak menjawab hanya kulihat dia menarik nafas resah matanya tak lepas dari adegan yang terjadi di layar monitor.
Enak kayaknya yah kalo lagi begituan aku diperlakukan seperti itu. Suami Mbak Ninik sih nggak pernah deh kayak gitu, biasanya langsung tancap aja, sebentar lalu udahan, tinggal aku yang pusing sendiri, Mbak Ninik berkata ngedumel, badannya selalu bergerakgerak resah tak mau diam, mungkin hal itu berarti Mbak Ninik sudah terkontaminasi halhal erotis seperti juga yang kualami akibat dari adeganadegan penuh nafsu yang kami tonton.
Sampai pada akhirnya tanganku kujamahkan pada tangannya, kuremas pelan sambil menunggu reaksinya. Setelah aku tahu tidak ada penolakan, lalu tangannya kubimbing ke arah pangkal pahaku dan kuletakan diatas kemaluanku dengan posisi telapak tangan Mbak Ninik menghadap kebawah dalam keadaan seperti akan mencengkram kemaluanku berharap Mbak Ninik melakukannya sendiri. Karena tidak tahan, tanpa menunggu lagi akhirnya kuremasremaskan tangan Mbak Ninik pada penisku.
Tapi apa yang terjadi selanjutnya, Mbak Ninik malah memasukan sendiri tangannya kedalam celanaku dan meraih isinya lalu meremas dan sesekali mengocok batang penisku, ku rasakan juga ibu jarinya kadangkadang mengeluselus kepala penisku terasa agak geli tapi semakin menambah tinggi libidoku. Dalam situasi seperti itu aku tak mau tinggal diam, ku tarik tubuh Mbak Ninik agar semakin dekat hingga seperti berpelukan dengan posisi tubuh Mbak Ninik agak miring didepan tubuhku, tanganku mulai meremasremas teteknya dari luar bajunya. Setelah puas dari luar, kumasukan kebalik bajunya dan meremasnya meskipun masih tertutup BH.
Bandar Online Aman dan Tidak Ada BATASAN LINE BETTING
Hadiah = 4D 3.000.000 3D 400.000 2D 70.000
auroratoto
auroratoto

Tidak ada komentar