Home Top Ad

Cerita Bokep Agensi Penampung Model Panas dan Semokk!!!

Share:


Cerita Mesum Tanda tangan di sini ya, kata Monica kepada seorang gadis remaja yg duduk di depannya. Jadi, mulai besok kamu sudah bisa bekerja di sini, kata Monica setelah remaja itu selesai menandatangani surat kontrak kerja yg hanya sekilas ia baca itu.
Selamat bergabung, ucap Monica.
Terima kasih ya, balas gadis remaja itu lalu meninggalkan kantor yg terlihat baru, dengan desain seperti studio photo.
Nama gadis remaja itu adalah Putri, ia baru saja lulus sekolah dari tingkat atas, sebulan tdk mendapatkan kerja membuat ia terpaksa mengambil tawaran kerja dari Monica. Putri risih setiap hari diomeli oleh orang tuanya hanya Putria ia bermalasmalasan di rumah, tdk ada pekerjaan, dan tdk ada kegiatan yg berguna. Apalagi setelah lulus sekolah,
Putri juga tdk mendapatkan uang jajan lagi. Namun sudah banyak surat lamaran yg ia sebar, dan tdk ada satupun yg membuahkan kabar baik. Nilai sekolahnya memang tdk begitu bagus, mungkin itu salah satu penyebab Putri susah mencari kerja.
Putri termasuk anak alay, sejak tdk mendapatkan uang jajan, ia mulai khawatir mengenai keeksisan nya di dunia maya. Ia takut tdk bisa isi pulsa lagi, tdk bisa beli kuota internet, takut tdk bisa narsis lagi di Facebook dan Instagram, dan ia sangat takut tdk bisa BBMan lagi dengan temantemannya.
Sebuah harapan baginya ketika ia melihat tempelan secarik kertas di tiang listrik ketika ia coba berjalan kaki menyisiri kota untuk membagikan surat lamarannya. Secarik kertas itu pun tertulis LOWONGAN KERJA KHUSUS WANITA dan tercantum nomer handphone yg bisa dihubungi bernama Monic. Putri pun langsung menelponnya, siapa tahu itu merupakan kesempatan baginya.
Ya, kita masih butuh karyawan, sebut penerima telpon.
Eengg, saya belum punya pengalaman kerja di mana pun, kata Putri.
Kamu ke sini saja ya, nanti saya jelaskan, kita tdk butuh kok tenaga berpengalaman, katanya.
Sore itu pun Putri langsung ke alamat yg disebutkan gadis penerima telepon itu. Dari sana lah Putri mengambil sebuah keputusan untuk bekerja di kantor yg di tawarkan eh Monica. Kantor pemotretan, mereka bergerak dibilang pemotretan khusus majalah dewasa. Tanpa pikir panjang, Putri langsung menyggupinya.
Dengan imingiming gaji yg besar, di mana Putri akan dibayar dengan bayaran yg lumayan perphotonya.
Nih, seperti ini, kata Monica sambil menunjukkan majalah dewasa yg ada di lacinya. Covernya terpampang gadis belia dengan hanya mengenakan bra dan celana dalam saja.
Dan ini, ia menunjukkan lagi sebuah majalah yg sampul depannya adalah foto ia sendiri yg juga menjadi model, hanya mengenakan bra dan celana dalam.
Menurut Putri itu bukanlah hal yg sulit.
Mumpung lu masih muda loh, bujuk Monica.
Dalam beberapa hari saja kami sudah bisa beli handphone mahal, tambahnya lagi.
Putri semakin tertarik, apalagi Monica memberitahunya bahwa ada fee jika mengajak gadis lain ikut bekerja di sana. Seperti sistem Multi Level Marketing, Putri akan diberi persenan jika mengajak gadis lain masuk, dan ada tambahan lagi jika gadis yg ia bawa ternyata membawa gadis lain lagi. Putri berpikir bahwa pelanpelan ia bisa mengajak temantemannya untuk ikut bergabung.
Sampai jumpa besok ya, kata Monica menandakan Putri sudah bisa mulai bekerja besoknya.
Ini kru yg bekerja di sini,
Fahmi, Iwan, dan Yesi, Monica memperkenalkan kru yg nantinya akan berhubungan langsung dengan pekerjaan Putri.
Hai semua, sapa Putri.
Fahmi dan Iwan bertugas mengambil gambar dan mengatur pencahayaan beserta pose, sedangkan Yesi adalah penata make up dan desain pakaian, walaupun sesekali Yesi juga turun ke pemotretan sebagai model, Putria ia memiliki wajah yg cukup cantik dan berkulit putih.
Hari itu berlangsung biasa saja, Yesi menemani Putri di ruang ganti untuk memakai bra dan celana dalam pilihan Yesi.
Bodi lu bagus, puji Yesi.
Ah, bisa saja, balas Putri.
Susu lu juga montok, kacau Yesi sambil meraba payudara Putri yg lebih besar dari payudaranya.
Putri memang berpenampilan oke, dengan tinggi yg cukup di atas ratarata dan wajahnya yg cukup cantik, ia memang cocok menjadi model, hanya saja kulitnya tdk putih, warna sawo matang itu menjadi nilai kurangnya.
Tdk ada yg aneh baginya, hanya berpose sesuai yg diarahkan lalu difoto, Putri merasa cukup senang dengan pekerjaan pertamanya itu yg tdk sulit baginya. Take shoot sekitar sepuluh kali, namun kata Iwan ia harus pilih lagi foto yg terbaik, jika hanya dua foto yg bagus hasilnya maka Putri hanya mendapat bayaran 2 foto itu. Putri tdk masalah, yg penting ada pemasukan. Bayaran akan langsung ditransfer ke rekeningnya pada malam itu juga setelah hasil foto berhasil diseleksi
Bandar Online Aman dan Tidak Ada BATASAN LINE BETTING
Hadiah = 4D 3.000.000 3D 400.000 2D 70.000
auroratoto
auroratoto

Tidak ada komentar